Tampilkan postingan dengan label PHP. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PHP. Tampilkan semua postingan

31 Agustus 2010

Teknik menampilkan data dengan metode Paging di PHP

. 31 Agustus 2010
2 comments

Berikut ini adalah script php untuk menampilkan data dengan metode paging seperti gambar di bawah ini :


Untitled-1

  1. Pastikan Koneksi dengan database tidak ada masalah, buat file koneksi misal seperti ini :

    <?php
    $server = "localhost";
    $username = "belajar";
    $password = "belajar";
    $database = "belajar_php";

    // Koneksi dan memilih database di server
    $conn=mysql_connect($server,$username,$password);
    if($conn){
    //echo "koneksi Ok";
    }
    else{
    echo "koneksi Gagal";
    }
    $sdb=mysql_select_db($database);
    if($sdb){
    //echo "Database dibuka";
    }
    else{
    echo "Database tidak bisa dibuka";
    }
    ?>

  2. simpan dengan nama koneksi.php yang selanjutnya akan kita panggil dengan metode include.
  3. Buat satu file lagi misalnya paging.php, lalu tuliskan script berikut :

    <?php
    //memanggil file koneksi
    include('koneksi.php');

    //Langkah 1: Tentukan batas,cek halaman & posisi data
    $batas   = 5;
    $halaman = $_GET['halaman'];
    if(empty($halaman)){
        $posisi=0;
        $halaman=1;
    }
    else{
        $posisi = ($halaman-1) * $batas;
    }

    //Langkah 2: Sesuaikan perintah SQL
    $sql="select * from warga limit $posisi,$batas";
    $hasil=mysql_query($sql);

    $no=$posisi+1; // Agar angka (penomoran) mengikuti paging
    while ($data=mysql_fetch_array($hasil)){
      echo "<tr><td>$no</td><td>$data[nama]</td><td>$data[alamat]</td></tr>";
      $no++;
    }
    echo "</table>";

    //Langkah 3: Hitung total data dan halaman serta link 1,2,3 ...
    echo "<br>Halaman : ";
    $file="paging_1.php";

    $tampil2="select * from warga";
    $hasil2=mysql_query($tampil2);
    $jmldata=mysql_num_rows($hasil2);
    $jmlhalaman=ceil($jmldata/$batas);

    for($i=1;$i<=$jmlhalaman;$i++)
    if ($i != $halaman)
    {
        echo " <a href=$_SERVER[PHP_SELF]?halaman=$i>$i</A> | ";
    }
    else
    {
        echo " <b>$i</b> | ";
    }
    echo "<p>Total warga : <b>$jmldata</b> orang</p>";
    ?>

  4. Hasilnya akan seperti ini

    Untitled-1
  5. Download Contoh disini http://www.mediafire.com/?pnpah1fngwd5djn

31 Mei 2010

Dasar Object Oriented Programming PHP : Mengenal Kelas Dan Objek

. 31 Mei 2010
0 comments

phplogo_thumb1_thumb[1] Untuk memahami kelas dan objek dalam PHP kita buat saja sebuah permisalan. Misalnya sebuah kelas adalah mobil, sementara itu sedan, truk, VW dapat diibaratkan sebagai objek-objeknya. Jadi setiap dibicarakan sebuah sedan, sedan tersebut tidak dapat terlepas dari kelasnya yaitu sebuah mobil yang memiliki mesin, roda, kemudi, tempat duduk, dan lain-lain. Dari sudut pandang yang sebaliknya dapat dikatakan bahwa jika sebuah kelas mobil didefinisikan, maka dapat didefinisikan pula sebuah objek sedan atau minibus atau jeep yang memiliki seluruh sifat dari mobil.

 

Mengenal Class

Kelas adalah sebuah kumpulan variabel dan fungsi-fungsi yang bekerja dengan variabel tersebut. Untuk mendefinisikan kelas, sintaks yang digunakan adalah sebagai berikut:

class namakelas {
var $namavariabel;
...Kumpulan fungsi...
}


Di dalam kelas, variabel didefinisikan dengan pernyataan var. Di dalam sebuah kelas secara default dikenal sebuah variabel bernama $this yang mereferensikan kelas itu sendiri. Kemudian untuk merujuk kepada variabel yang didefinisikan dengan pernyataan var digunakan tanda ->.



Untuk lebih jelasnya berikut akan diberikan contoh sebuah kelas yang berisi fungsi-fungsi perhitungan matematika sederhana:



<?
class hitung {
var $hasil;

function kali($x,$y) {
$this->hasil = $x * $y;
}

function bagi($x,$y) {
$this->hasil = $x / $y;
}

function tambah($x,$y) {
$this->hasil = $x + $y;
}

function kurang($x,$y) {
$this->hasil = $x - $y;
}
}
?>


Sebuah kelas dapat merupakan perluasan dari kelas yang ada sebelumnya. Misalnya pada contoh kelas di atas fungsi-fungsi yang ada hanyalah kali(), bagi(), tambah(), kurang() dan mungkin itu dirasakan kurang. Jika ingin didefinisikan sebuah kelas lain yang juga mengandung fungsi-fungsi kali(), bagi(), tambah(), dan kurang() serta ditambah sebuah fungsi lagi misalnya pangkat(), maka tidak perlu dibuat sebuah kelas yang baru sama sekali yang mengandung kelima fungsi tersebut. Kelas tersebut dapat merupakan perluasan dari kelas hitung dan hanya mendefinisikan sebuah fungsi baru yaitu pangkat(). Dalam PHP untuk melakukan perluasan terhadap sebuah kelas digunakan pernyataan extends yang sintaksnya adalah sebagai berikut:



class namakelas extends kelaslain {
var $namavariabel;
...Kumpulan fungsi...
}

Contoh:

<?
class hitung_juga extends hitung {
function pangkat($x,$y) {
$this->hasil = pow($x,$y)
}
}
?>


Dari contoh ini dapat disimpulkan bahwa kelas hitung_juga akan memiliki variabel dan fungsi-fungsi yang terdapat pada kelas hitung ditambah dengan sebuah fungsi baru yaitu pangkat().



Perluasan kelas semacam ini dapat dikategorikan sebagai sifat inheritance dari pemrograman berorientasi objek. Kelas hitung_juga pada contoh di atas merupakan inherit dari kelas hitung.



Dalam melakukan perluasan ini, kelas yang merupakan inherit dari kelas lain dapat mendefinisikan fungsi dengan nama yang sama. Contoh:



class A {
function contoh() {
echo "Aku adalah fungsi contoh yang asli";
}
}

class B extends A {
function contoh() {
echo "Aku adalah fungsi contoh yang didefinisikan ulang";
}
}


Dalam hal ini fungsi contoh() di kelas A disebut dengan shadowed dan tidak dapat dipergunakan lagi. Unsur polymorphism terpenuhi di sini.



 



Mengenal Objek





Menurut ilustrasi mobil di atas dapat dikatakan bahwa objek “diperanakkan” dari kelas. Untuk mendefinisikan sebuah objek digunakan sintaks sebagai berikut:



$namaobjek = new namakelas;


Setelah objek didefinisikan, maka seluruh variabel dan fungsi yang terdapat dalam sebuah kelas namakelas otomatis terdapat pula dalam objek namaobjek tersebut. Untuk merujuk pada fungsi atau variabel yang dimiliki oleh kelasnya, maka digunakan juga tanda ->. Berikut akan diberikan contoh bagaimana menggunakan objek dan kelas dengan menggunakan contoh kelas hitung dan hitung_juga yang telah diberikan di atas.



<?
class hitung {
var $hasil;

function kali($x,$y) {
$this->hasil = $x * $y;
}

function bagi($x,$y) {
$this->hasil = $x / $y;
}

function tambah($x,$y) {
$this->hasil = $x + $y;
}

function kurang($x,$y) {
$this->hasil = $x - $y;
}
}
$a = 7;
$b = 3;
echo "Nilai \$a = $a 
";
echo "Nilai \$b = $b 
";
$calc = new hitung;

echo "\$a kali \$b sama dengan ";
$calc->kali($a,$b);
print $calc->hasil;
echo "
";

echo "\$a bagi \$b sama dengan ";
$calc->bagi($a,$b);
print $calc->hasil;
echo "
";

echo "\$a tambah \$b sama dengan ";
$calc->tambah($a,$b);
print $calc->hasil;
echo "
";

echo "\$a kurang \$b sama dengan ";
$calc->kurang($a,$b);
print $calc->hasil;
echo "

";

class hitung_juga extends hitung {
function pangkat($x,$y) {
$this->hasil = pow($x,$y);
}
}

$calc_juga = new hitung_juga;

echo "\$a kali \$b sama dengan ";
$calc_juga->kali($a,$b);
print $calc_juga->hasil;
echo "
";

echo "\$a bagi \$b sama dengan ";
$calc_juga->bagi($a,$b);
print $calc_juga->hasil;
echo "
";

echo "\$a tambah \$b sama dengan ";
$calc_juga->tambah($a,$b);
print $calc_juga->hasil;
echo "
";

echo "\$a kurang \$b sama dengan ";
$calc_juga->kurang($a,$b);
print $calc_juga->hasil;
echo "
";

echo "\$a pangkat \$b sama dengan ";
$calc_juga->pangkat($a,$b);
print $calc_juga->hasil;
echo "
";
?>

03 Mei 2010

Menampilkan Direktori dengan PHP

. 03 Mei 2010
0 comments

phplogo_thumb1 salah satu fungsi di php untuk menampilkan direktori adalah getcwd yang merupakan singkatan dari Gets the current working directory.

berikut ini contoh penggunaanya :

<?php      
$fullpath = getcwd();
print "My full path is $fullpath";      
?>

20 Desember 2009

Mendapatkan Alamat URL dengan PHP

. 20 Desember 2009
2 comments

phplogo_thumb1 Terkadang kita menbutuhkan Alamat URL yang muncul pada adress bar browser misalkan saat membuat halam navigasi dsb. Berikut ini script untuk mendapatkan Alamat Current Page URL yang saya dapatkan dari webcheatsheet.com

 

<?php
function curPageURL() {
$pageURL = 'http';
if ($_SERVER["HTTPS"] == "on") {$pageURL .= "s";}
$pageURL .= "://";
if ($_SERVER["SERVER_PORT"] != "80") {
  $pageURL .= $_SERVER["SERVER_NAME"].":".$_SERVER["SERVER_PORT"].$_SERVER["REQUEST_URI"];
} else {
  $pageURL .= $_SERVER["SERVER_NAME"].$_SERVER["REQUEST_URI"];
}
return $pageURL;
}
?>

Misalkan anda ingin menampilkan Alamat URL tersebut anda dapt mengetikan kode berikut :

<?php
  echo curPageURL();
?>

Sedangkan jika anda ingin menampilkan nama halamnnya saja anda dapt menggunakan kode berikut :

<?php
function curPageName() {
return substr($_SERVER["SCRIPT_NAME"],strrpos($_SERVER["SCRIPT_NAME"],"/")+1);
}
echo "The current page name is ".curPageName();
?>

25 Oktober 2009

Koneksi PHP dan Database Oracle Dengan Adodb

. 25 Oktober 2009
0 comments

phplogo_thumb1 Berikut ini saya mencoba menuliskan cara koneksi PHP ke Oracle, mohon saran dari rekan-rekan bila ada kesalahan atau cara yang lebih baik.

Untuk membuat koneksi Sebelumnya anda harus mendownload adodb class yang berfungsi sebagai mesin penghubung PHP dan Oracle.

diumpamakan web directory kita adalah oracle_kompiku, download dan extract file adodb diatas ke dalam folder  oracle_kompiku

  1. misalkan saya mempunyai database oracle bernama laporan dan user=admin, password=admin
    maka script koneksinya adalah sebagi berikut :

    <?php
    include("adodb/adodb.inc.php");
    $oname = "admin";
    $opass  = "admin";
    $oserver= "laporan";
    $db = &ADONewConnection("ado"); # eg. 'mysql' or 'oci8'
    $myDSN="Provider=MSDAORA.1;User ID=$oname;Data Source=$oserver;Persist Security Info=False;Password=$opass;";
    $db->Connect($myDSN);
    $ADODB_FETCH_MODE = ADODB_FETCH_ASSOC;
    ?>

    simpan script di atas dengan nama connection.php
  2. selanjutnya saya coba membuat tabel sekaligus mencoba koneksi yang baru saya buat :

    <?php
    include("connection.php");
    $sql='create table USER_KOMPIKU( NAMA VARCHAR2(20), PASSWORD  VARCHAR2(9), TGL_DAFTAR DATE, COUNTER NUMBER)';
    $buat_db=$db->Execute($sql);
    //echo $sql;
         if (!$buat_db) {
                die(‘query error,database gagal dibuat’);
        }
        else{
        echo "Table User Kompiku Telah Dibuat";
        }
    ?>

    Pada script diatas saya membuat sebuah kontrol yang akan menampilkan pesan query error,database gagal dibuat bila ada kesalahan, namun bila koneksi dan query berhasil dieksekusi maka akan muncul pesan Table User Kompiku Telah Dibuat .Simpan script di atas dengan nama buat_db.php
  3. sekarang kita coba scrip di atas arahkan browser ke http://localhost/oracle_kompiku/buat_db.php dan hasilnya :

    reso

31 Maret 2009

Bundle Contoh PHP Script

. 31 Maret 2009
0 comments

phplogo_thumb1 Belajar sambil praktek biasanya lebih mudah dipahami, bagi temen teman yang igin belajar PHP dari contoh script yang sudah jadi anda dapat mendownload kumpulan contoh script php berikut. Anda tinggal meletakkannya di server dan mempelajarinya.

 

Peket ini terdiri dari contoh membuat koneksi ke database seperti insret, delete dan update database serta berbagai macam contoh fungsi PHP seperti membuat log pengunjung, hit counter dll.

 

Download

11 Maret 2009

Membuat halaman login dan identifikasi user

. 11 Maret 2009
9 comments

 

php-logo hampir semua web maupun blog dapat dipastikan memiliki halaman login yang biasanya berupa form user dan password. Selain menjaga keamanan dan privasi, halaman login juga berfungsi sebagai user managemen. misalkan anda login sebagai admin maka anda akan dapat mengakses semua data, berbeda dengan user lain yang hanya dapat mengakses data tertentu.

berikut ini akan saya coba bahas cara membuat halaman login sederhana beserta user managementnya.

 

  1. Siapkanlah database user dilengkapi dengan id yang berfungsi untuk identitas user.

    dbuser 
  2. buatlah halaman login, yang pada contoh ini saya beri nama login.php.

    <html>
    <head>
    <title>halaman login</title>
    </head>
    <body>

    <form name="form1" method="POST" action="proses_login.php">

    Username  : <input name="user" type="text"/><br> 
    Password : <input name="pass" type="password"/><br> 
    <input type="submit" name="Submit" value="Submit" />

    </form>

    </body>
    </html>

    pada script diatas terdapat script :

    <form name="form1" method="POST" action="proses_login.php">

    yang berarti proses data dari form akan dikerjakan pada file proses_login.php
    tampilan dari script diatas adalah sbb :

    halamanlogin

  3. buat halaman pengolah data masukan dari form di atas yang pada contoh ini saya gunakan file proses_login.php yang berisi script sbb :

    <?
    session_start();
    include ("sambung.php");
    $user = $_POST['user'];
    $pass = $_POST['pass'];

    $sql = "SELECT * from user where nama='$user' and password='$pass'";
    $hasil = mysql_query($sql);
    $baris = mysql_num_rows($hasil);

    if($baris==1){ session_register("id","nama","password");
        if($id=="10"){
        header("location:..halaman_admin.php");
        }
       else if ($id=="20"){
        header("location:..halaman_validator.php");
        }
     
        else{
        header("location:../halaman_user_biasa.php");
        }

    }
    else{
    header("login.php");
    }

    ?>

Keterangan Script proses_login.php

  1. session_start(); digunakan setiap kali akan menggunakan data sesi baik untuk memasukan, mengambil, atau menghapus. data sesi biasanya digunakan untuk menyimpan identitas user yang login dan hak yang dimilkinya.
  2. include ("sambung.php"); script untuk koneksi kedatabase yang dipanggil dengan perintah include (telah dibahas sebelumnya)
  3. Hasil input data dari form1 ditampung dalam variabel : $user = $_POST['user'];
    $pass = $_POST['pass'];
  4. lakukan pencocokan data user dan password user dari form1 dengan database user.
  5. bila username dan password cocok, masukan data user ke data sesi dengan perintah session_register("id","nama","password");
  6. if($id=="10"){
        header("location:..halaman_admin.php");
        }
       else if ($id=="20"){
        header("location:..halaman_validator.php");
        }
     
        else{
        header("location:../halaman_user_biasa.php");
        }
    bila id=10, halaman yang ditampilkan adalah halaman_admin.php, bila id =20, halaman yang ditampilkan adalah halaman_validator.php dan bila id selain 10 dan 20, halaman yang ditampilkan adalah halaman_user_biasa.php  
     
  7. else { header("login.php"); } berarti bila  username dan atau password tidak sesuai maka halaman login.php yang akan selalu ditampilkan sampai user memasukan username dan password yang benar.
       

08 Maret 2009

Menggunakan Indeks Array

. 08 Maret 2009
4 comments

 

php-logo Dalam membuat suatu program kita tidak akan bisa lepas dari Array. Array adalah suatu variabel yang didalamnya mengandung lebih dari satu nilai sehingga array dapat juga dikatakan tumpukan data. Misalkan buah sebagai variabel maka nilai dari buah dapat bernilai jambu, mangga dan pisang,durian, jeruk dll. 

Data array terdiri dari 3 elemen yaitu variabel, indeks dan nilai.

 

array

 

kita tidak bisa menampilkan data array hanya dengan perintah echo $buah namun harus disebutkan indeks array data yang ingin tampilkan.

indeks (urutan nilai data) berfungsi sebagi identitas nilai array. secara default indeks dimulai dari 0,1,2 dst. sebagai contoh bila kita ingin mengambil data yang bernilai Mangga dari data array di bawah ini maka varabel yang kita gunakan adalah $buah[1]

$buah=array("Jambu","Mangga","Pisang","apel");

 

dalam PHP ada beberapa cara menuliskan indeks array sbb :

 

  1. tanpa menentukan indeks sehingga indeks menggunakan indeks default

    <?php
    $buah=array("Jambu","Mangga","Pisang","apel");
    Echo "hasil : ".$buah[3];
    ?>


    atau sama dengan :

    <?php
    $buah[]="Jambu";
    $buah[]="mangga";
    $buah[]="pisang";
    $buah[]="apel";
    Echo "hasil : ".$buah[3];
    ?>
     
  2. menggunakan indeks angka

    <?php
    $buah[3]="Jambu";
    $buah[5]="mangga";
    $buah[7]="pisang";
    $buah[10]="apel";
    Echo "hasil : ".$buah[10];
    ?>

    atau sama dengan :

    <?php
    $buah=array(3=>"jambu",5=>"mangga",7=>"pisang",10=>"apel");
    Echo "hasil : ".$buah[10];
    ?>

  3. menggunakan indeks teks

    <?php
    $buah[JB]="Jambu";
    $buah[MG]="mangga";
    $buah[PS]="pisang";
    $buah[AP]="apel";
    Echo "hasil : ".$buah[AP];
    ?>

    atau sama dengan :

    <?php
    $buah=array(JB=>"jambu",MG=>"mangga",PS=>"pisang",AP=>"apel");
    Echo "hasil : ".$buah[AP];
    ?>

  4. menggunakan indeks kalimat
    kalimat yang digunakan seabagai indeks harus diapit tanda kutip tunggal (')

    <?php
    $buah['buah jambu' ]="Jambu";
    $buah['buah mangga' ]="mangga";
    $buah['buah pisang' ]="pisang";
    $buah['buah apel']="apel";
    Echo "hasil : ".$buah['buah apel'];
    ?>

    atau sama dengan :

    <?php
    $buah=array( 'buah jambu' =>"jambu", 'buah mangga' => "mangga" , 'buah pisang' => "pisang", 'buah apel' =>"apel");
    Echo "hasil : ".$buah['buah apel'];
    ?>

Dari semua cara diatas akan memberikan hasil yang sama yaitu Apel

04 Maret 2009

Menampilkan Data Array dengan looping while dan foreach

. 04 Maret 2009
2 comments

php-logo Bila kita memiliki data array seperti dibawah ini, akan terasa tidak praktis bila kita harus menampilkan data array dengan mengetkkan setiap indeks datanya. dengan perintah while dan foreach data yang ada di dalam array akan ditampilkan seluruhnya selama data array yang kita tentukan belum habis.

<?php
$buah=array("Jambu","Mangga","Pisang","apel","Nanas","Durian");

echo "looping menggunakan while";
$indeks=0;
while($indeks < count($buah)){
echo $buah[$indeks]."<br>";
$indeks++;
}

echo "looping menggunakan foreach";
foreach($buah as $data_buah){
echo $data_buah."<br>";
}
?>

 

kedua cara di atas akan memberikan hasil yang sama sbb :

 

while

24 Februari 2009

Script Dasar Membuat koneksi database MySql dengan PHP

. 24 Februari 2009
14 comments

 

php-logo PHP adalah bahasa pemrograman web yang akhir-akhir ini banyak digunakan. dengan PHP kita dapat membuat sebuah website dinamis dengan koneksi data ke database. saat ini saya masih baru coba mempelajarinya. untuk bahan belajar saya gunakan database MySql sederhana yang saya hosting dengan server lokal Apache2Triad. Table berikut saya beri nama daftar_buku.

 

db

 

beberapa perintah dasar yang sering digunakan untuk mengolah database adalah sbb :

  1. Membuat Koneksi PHP dengan database MySql
    <?php
    $host=”localhost”;
    $username=”username”;
    $password=”password”;
    $database=”buku”;

    $connect=mysql_connect($host,$username,$password);
    mysql_select_db($database,$connect);
    ?>
    username dan password adalah username dan password database MySql. simpan kode diatas dengan nama koneksi.php
  2. Memasukan data ke database
    file koneksi di atas dapat dipanggil setiap saat kita melakukan koneksi ke database.
    <?php
    include(“koneksi.php”);
    $sql=”INSERT INTO daftar_buku(kode_buku, nama_buku, pengarang) VALUES (‘MI-03’, ‘Ekonomi Mikro’, ‘Suparman’)”;
    mysql_query($sql);

    ?>

    bila kode diatas dieksekusi oleh browser, maka data pada database akan ditambah sesuai value yang saya masukan.
  3. Menampilkan data dari database
    untuk mengambil data dari database dan menampilkannya dalam bentuk tabel saya gunakan kode sbb :

    <?php
    include(“koneksi.php”);
    $sql=”SELECT * FROM daftar_buku”;
    $hasil=mysql_query($sql);
    if($hasil){

    while($baris=mysql_fetch_array($hasil)){
    echo"<tr><td>".$baris['kode_buku']."</td><td>".$baris['nama_buku']."</td><td>". $baris['pengarang']."</td></tr>";
    }
    echo "</table>";
    }
    else {
    echo "gagal menampilkan data";
    }
    ?>

    while
    digunakan untuk perulangan penampilan data yang diambil, pada kondisi ini saya ingin menampilkan data dengan bentuk table. bila kode diatas dieksekusi oleh browser, maka data akan ditampilkan sbb :

    eks_browser

  4. Menghapus data dari database

    <?php
    include("koneksi.php");
    $sql="delete from daftar_buku where kode_buku='MI-03'";
    $hasil=mysql_query($sql);
    if($hasil){
    echo "data telah dihapus";
    }
    else {
    echo "data gagal dihapus";
    }
    ?>
    bila kode diatas dieksekusi oleh browser, maka akan tampil  data telah dihapus dan data buku dengan kode MI-03 telah dihapus dari database.

    datahapus
  5. Merubah / Update Database

    <?php
    include("koneksi.php");
    $sql="UPDATE daftar_buku SET nama_buku='Manajemen Bisnis' where kode_buku='UM-01'";
    $hasil=mysql_query($sql);
    if($hasil){
    echo "data telah diubah";
    }
    else {
    echo "data gagal diubah";
    }
    ?>

    bila kode diatas dieksekusi oleh browser, maka nama buku dengan kode UM-01 yang semula Statistika akan berubah menjadi Manajemen Bisnis

    ubah
    Semoga Bermanfaat ……..



15 September 2008

Manipulasi Array

. 15 September 2008
0 comments

 

Selain pembuatan array di atas, Anda juga dapat melakukan manipulasi pada array. Manipulasi tersebut antara lain meliputi manambahkan array, menggabungkan array, menghapus array, serta mengurutkan array.

 

Menambahkan Array

Untuk menambahkan array digunakan function array_push(). Fungsi ini akan mengembalikan keseluruhan nomor elemen pada array. Berikut adalah contoh penggunaan function array_push().

 

<?

$awal = array(“a”,”b”,”c”);

$total = array_push($awal, 1, 2, 3);

print “Ada $total element pada \$awal <P>”;

foreach ( $awal as $val )

{

print "$val<BR>";

}

?>

Menggabungkan Array

Untuk menggabungkan array digunakan function array_merge(). Fungsi ini dapat menggabungkan dua atau beberapa array sekaligus. Penggabungan array ini dapat dilakukan pada variabel array dengan tipe element serta indeks yang berbeda. Pada contoh berikut, akan dibuat dua array.

 

<?

$satu = array(“a”,”b”,”c”);

$dua = array(1,2,3);

$tiga = array_merge($first, $second);

foreach ( $tiga as $val )

{

print "$val<BR>";

}

?>

Menghapus Array

Untuk menghapus array digunakan function array_shift(). Fungsi ini menghapus elemen pertama dari array. Pada contoh berikut, akan menampilkan proses penghapusan array.

 

<?

$satu = array(“a”,”b”,”c”,”d”);

while (count($satu))

{

$val = array_shift($satu);

print “$val <br>”;

print “ada “. count (satu). “elemen pada \$satu <br>”;

}

?>

Mengurutkan Array

Untuk mengurutkan array digunakan sort(), yang akan mengurutkan array berdasarkan alphabet bila berupa string dan dari kecil ke besar bila berupa nomor. Jadi fungsi ini berguna bila anda memiliki elemen array yang acak. Pada contoh berikut, akan menampilkan proses pengurutan array.

 

<?

$satu = array(“d”,”e”,”g”,”a”);

sort($satu);

for($i=0; $i<length($satu);$i++) {

echo(“Array \$satu index ke [$i] adalah $satu[$i]”);

echo(“<br>”); }

?>

03 September 2008

FUNGSI STRING

. 03 September 2008
0 comments

 

Fungsi string digunakan memanipulasi string untuk berbagai macam kebutuhan. Disini akan dibahas beberapa fungsi string yang sering digunakan dalam membuat program aplikasi web.

 

AddSlashes

Digunakan untuk menambahkan karakter backslash (\) pada suatu string. Hal ini penting digunakan pada query string untuk database, misalkan pada MySQL. Beberapa karakter yang akan ditambahkan tanda backslahses adalah karakter tanda petik satu (‘), karakter petik dua (“), backslash (\) dan karakter NULL.

Sintaks:

addslashes(string)

StripSlashes

Digunakan untuk menghilangkan karakter backslash ( \ ) pada suatu string.

Sintaks:

string stripslashes(string)

Crypt

Digunakan untuk meng-encrypt dengan metode DES suatu string. Fungsi ini sering digunakan untuk mengacak string password sebelum disimpan dalam database. Dalam penggunaan fungsi crypt ini dapat ditambahkan parameter string ‘salt’. Parameter ‘salt’ ini ditambahkan untuk menentukan basis pengacakan. ‘Salt’ string terdiri atas 2 karakter. Jika ‘salt’ string tidak ditambahkan pada fungsi crypt maka PHP akan menentukan sendiri ‘salt’ string tersebut secara acak.

Sintaks:

crypt(string [ , salt ] )

Echo

Digunakan untuk mencetak isi suatu string atau argumen.

Sintaks:

echo( string argumen1, string argumen2 , ….)

Explode

Digunakan untuk memecah-mecah suatu string berdasarkan tanda pemisah tertentu dan memasukkan hasilnya kedalam suatu variable array.

Sintaks:

explode(string pemisah , string [, int limit] )

Contoh:

$namahari = “minggu senin selasa rabu kamis jumat sabtu”;

$hari = explode(“ ”, $namahari);

 

Implode

Kegunaan fungsi ini adalah kebalikan daripada fungsi explode. Fungsi implode digunakan untuk menghasilkan suatu string dari masing-masing elemen suatu array. String yang dihasilkan tersebut dipisahkan oleh suatu string telah yang ditentukan sebelumnya.

Sintaks:

implode(string pemisah , array)

Strip_Tags

Digunakan untuk menghilangkan kode-kode tag HTML pada suatu string.

Sintaks:

striptags(string [, string tags yang tidak dihilangkan] )

StrLen

Digunakan untuk menghitung jumlah karakter suatu string.

Sintaks:

strlen(string)

StrPos

Digunakan untuk mencari posisi pertama suatu sub string pada suatu string. Fungsi ini biasanya digunakan untuk mencari suatu sub string didalam suatu string.

Sintaks:

strlen(string , sub string)

Str_Repeat

Digunakan untuk mengulang isi suatu string.

Sintaks:

str_repeat(string , int jumlah perulangan)

StrToLower

Digunakan untuk merubah suatu string menjadi huruf kecil (lowercase).

Sintaks:

strtolower(string)

StrToUpper

Digunakan untuk merubah suatu string menjadi huruf besar (uppercase)

Sintaks:

strtoupper(string)

SubStr

Digunakan untuk mengambil suatu sub string dengan panjang tertentu dari suatu string pada posisi tertentu pula.

Sintaks:

substr(string, int posisi , int posisi)

Contoh:

substr(“abcdefg”,0,3); // mengasilkan string “abc”

substr(“abcdefg”,3,2); // menghasilkan string “de”

 

SubStr_Count

Digunakan untuk menghitung jumlah sub string dalam suatu string

Sintaks:

substr_count( string , string substring)

Contoh:

substr_count(“This is a test”,”is”); // menghasilkan nilai 2

 

UCFirst

Digunakan untuk mengganti karakter pertama pada suatu string menjadi huruf besar.

Sintaks:

ucfirst(string)

UCWords

Digunakan untuk mengganti karakter pertama pada setiap kata dalam suatu string menjadi huruf besar.

Sintaks:

ucwords(string)

FUNGSI MAIL

 

Digunakan untuk mengirimkan e-mail ke alamat e-mail tertentu.

Sintaks:

 

mail(string tujuan , string subject , string isi [, string header] );

Contoh:

$pengirim = “From: saya@email.com”;

$tujuan = “amir_hz@aneukaceh.com”;

$subject = “Pemberitahuan”;

$isi = “Ini adalah percobaan pengiriman e-mail dengan menggunakan PHP”;

mail($to,$subject,$isi,$pengirim);

05 Agustus 2008

Array Multidimensi

. 05 Agustus 2008
0 comments

Array multidimensi merupakan array dari array, di sini kita dapat membuat beberapa array di dalam sebuah array, hal ini akan cukup memudahkan jika Anda ingin membuat beberapa array sekaligus..

Berikut ini cara membuat array multidimensi.

<html>

<head>

<title>Array Multidimensi</title>

</head>

<body>

<?

$karakter = array (

array ( nama=>"bob",

pekerjaan=>"superhero",

umur=>30,

spesialisasi=>"x-ray vision" ),

array ( nama=>"sally",

perkerjaan=>"superhero",

umur=>24,

spesialisasi=>"Orang Hebad" ),

array ( nama=>"mary",

perkerjaan=>"sekertaris",

umur=>63,

spesialisasi=>"ngetik laporan" )

);

print $karakter[0][perkerjaan];

?>

</body>

</html>

08 Juli 2008

Membuat Array

. 08 Juli 2008
0 comments

Pada dasarnya, indeks pada array adalah nomor. Nilai dapat digunakan pada array menggunakan dua cara, dengan function array() atau langsung menggunakan pengenal array []. Function Array berguna bila anda menginginkan nilai jamak pada satu waktu. Berikut ini cara sederhana pembuatan array dengan function array().

 

<?

$hari=array(“Ahad”,”Senin”,”Selasa”,”Rabu”,”Kamis”,”Jum’at”,”Sabtu”);

$hari_ini[0]=$hari[date(“w”)];

echo “Hari ini adalah hari :”;

echo “<b> $hari_ini[0]</b>:’

?>

Sedangkan pembuatan array dengan memasukkan nilai satu per satu yang akan diakses perulangan (loop).

<?

$data[0]=”Satu”;

$data[1]=”Dua”;

$data[2]=”Tiga”;

for ($i=0; $I<3; $i++)

echo “ $data[$i]<br>”;

?>

Anda dapat membuat atau menambahkan nama/nilai dengan memasukkan sebuah nilai untuk menamakan element.

<?

$data[satu]=”Satu”;

$data[dua]=”Dua”;

$data[tiga]=”Tiga”;

echo “$data[satu]<br>”;

echo “$data[dua]<br>”;

echo “$data[tiga]<br>”;

?>

01 Juli 2008

Dasar PHP

. 01 Juli 2008
0 comments

Tag PHP

 

Dalam penulisan PHP dapat dilakukan dengan menggunakan berbagai tag. Semua ini tidak mempengaruhi program yang akan dibuat, sehingga Anda tetap bekerja dengan PHP namun dengan tag yang bervariasi.

 

Style Tag

Tag Awal

Tag Akhir

Standard tags

<?php

?>

Short tags

<?

?>

ASP tags

<%

%>

Script tags

<SCRIPT LANGUAGE=”PHP”>

</SCRIPT>

 

Tag yang umum digunakan adalah short tags. Selanjutnya kita akan menggunakan tag ini untuk menulis PHP.

 

Kombinasi antara HTML dan PHP

Script yang disajikan pada tabel di atas adalah murni PHP. Anda dapat menggambungkan HTML dengan menggunakan HTML di bagian luar tag PHP seperti berikut :

 

<html>
<head>
<title>Listing 2.2: Penggabungan PHP dan HTML</title>
</head>
<body>
<b><? echo “hallo, ini adalah script pertamaku”; ?> <b>
</body>
</html>

19 Juni 2008

Komentar di PHP

. 19 Juni 2008
2 comments

Komentar adalah sebuah teks yang diabaikan oleh interpreter dan tidak akan keluar ketika script dijalankan. Komentar digunakan untuk membuat script mudah dikenali atau menambahkan catatan.

 

  1. Komentar (//) atau (#), digunakan untuk satu baris

    // ini adalah komentar
    # ini adalah komentar yang lainnya

  2. Komentar (/* ... */), digunakan untuk banyak baris
    /* ini adalah komentar
    komentar ini akan diabaikan oleh interpreter */

 
Kompiku.com Powered ByBlogger.com